Ketua KAMMI Kediri Raya Kecam Black Champaign dan Hoaks

Ali Humas 18 January 2024 (8:42)
IMG-20240118-WA0003

KOTA KEDIRI – Ketua KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Kediri Raya Mohamad Alif Raihan, dengan tegas menolak adanya kampanye hitam di pemilu 2024 ini, Jum’at (12/1/24).

Hal ini disampaikan terkait adanya oknum mahasiswa di Lamongan, diduga melakukan kampanye hitam, dengan menyebarkan selebaran bertuliskan tolak pelanggar HAM dan politik dinasti, di lingkungan salah satu Kampus di Lamongan.

“Kami mengecam keras segala bentuk kampanye hitam. Menolak segala bentuk kampanye provokatif,” kata Alif.

Lanjutnya, Alif menambahkan bahwa apa yang terjadi di Lamongan jelas memalukan nama mahasiswa.

Dimana seharusnya mahasiswa lebih membangun narasi konstruktif, terutama bagi mahasiswa yang terlibat dalam politik praktis, ketimbang harus melakukan kampanye hitam, yang justru dapat memecah belah persatuan. 

“Kampanye provokatif, negatif, dapat memecah belah bangsa,” terangnya.

Pemilu yang damai bebas dari Black Champaign, ujaran kebencian, pemilu tidak sepatutnya menjadi perpecahan, permusuhan, kebencian, terang Alif

Pemilu seharusnya menjadi wujud demokrasi, wujud kedaulatan kita Rakyat Indonesia, mari ciptakan kurukunan dan harmoni, karena itu tanggung jawab kita semua, terang Alif

“Mari ciptakan pemilu 2024 sejuk aman dan damai. Sehingga terpilih pemimpin yang demokratis,” pungkasnya. (*)

Related Posts

Kakek dan Cucu di Bondowoso Alami Luka Bakar gegara Petasan Meledak

Bondowoso – Ledakan keras disebut berasal dari petasan terjadi di…

Kakek dan Cucu di Bondowoso Alami Luka Bakar gegara Petasan Meledak

Bondowoso – Ledakan keras disebut berasal dari petasan terjadi di…

Jelang Lebaran Satgas Pangan Ngawi Cek Bahan Pangan di Sejumlah Supermarket dan Pasar

NGAWI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Ngawi bekerjasama…

TNI-Polri Gandeng Warga Kerja Bakti Jalan Menuju Wisata Curah Jeru Terdampak Puting Beliung

Lumajang – Personil Polsek Pronojiwo bersama Koramil melaksanakan kerja bakti…

Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun

NGANJUK – Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu…

Sinergitas Tiga Pilar Bersihkan Material Longsor di Jombang, Sungai Kali Maling Kembali Mengalir

JOMBONG – Tebing di Dusun Balekambang, Desa Jenisgelaran yang berbatasan…

KOTA KEDIRI – Ketua KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Kediri Raya Mohamad Alif Raihan, dengan tegas menolak adanya kampanye hitam di pemilu 2024 ini, Jum’at (12/1/24).

Hal ini disampaikan terkait adanya oknum mahasiswa di Lamongan, diduga melakukan kampanye hitam, dengan menyebarkan selebaran bertuliskan tolak pelanggar HAM dan politik dinasti, di lingkungan salah satu Kampus di Lamongan.

“Kami mengecam keras segala bentuk kampanye hitam. Menolak segala bentuk kampanye provokatif,” kata Alif.

Lanjutnya, Alif menambahkan bahwa apa yang terjadi di Lamongan jelas memalukan nama mahasiswa.

Dimana seharusnya mahasiswa lebih membangun narasi konstruktif, terutama bagi mahasiswa yang terlibat dalam politik praktis, ketimbang harus melakukan kampanye hitam, yang justru dapat memecah belah persatuan. 

“Kampanye provokatif, negatif, dapat memecah belah bangsa,” terangnya.

Pemilu yang damai bebas dari Black Champaign, ujaran kebencian, pemilu tidak sepatutnya menjadi perpecahan, permusuhan, kebencian, terang Alif

Pemilu seharusnya menjadi wujud demokrasi, wujud kedaulatan kita Rakyat Indonesia, mari ciptakan kurukunan dan harmoni, karena itu tanggung jawab kita semua, terang Alif

“Mari ciptakan pemilu 2024 sejuk aman dan damai. Sehingga terpilih pemimpin yang demokratis,” pungkasnya. (*)

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min