Ulama Jawa Timur Apresiasi Polri Cepat Tangkap Pelaku yang Ancam Anies

Ali Humas 16 January 2024 (7:31)
IMG-20240116-WA0001

BONDOWOSO – Ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso, KH Abdul Qodir Syam memuji langkah Polri yang bergerak cepat menangkap pelaku pengancaman pembunuhan terhadap capres nomor urut 1 Anies Baswedan.

“Itu sudah menjadi kewajiban Polri,kami sangat apresiasi langkah cepat yang dilakukan Polri,” kata KH Abdul Qodir, Senin (15/1/2024).

Menurutnya, di tahun politik pada Pemilu 2024, Polri memiliki tanggung jawab yang besar, bahkan ada pekerjaan yang lebih berat dari kasus pengancaman ini.

“Saya rasa kinerja Polri baik, apalagi yang diancam adalah tokoh,” tuturnya.

Pengasuh Ponpes Darul Falah Cermee ini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedsos. Apalagi seluruh informasi mudah didapatkan melalui media sosial.

“Jadi kehati-hatian ini tergantung masing-masing,” ujarnya.

Dia menerangkan bahwa menebar ancaman dan membuat kegaduhan juga telah dilarang dalam agama.

“Agama itu melarang membuat orang tidak nyaman,”ungkapnya.

Menurut KH Abdul Qodir, Pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia dan menjamin keamanan.

“Bukan hanya untuk calon presiden,tapi semua elemen Masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan oleh pemerintah,” tutupnya.

Seperti diketahui pria berinisial AWK (23) asal Jember ditangkap oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim dibantu Direktorat Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (13/1/2024).

Pelaku pemilik akun TikTok @calonistri71600 ini mengancam capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat live di TikTok beberapa waktu lalu.

Gerak cepat Polri diapresiasi oleh para Paslon dan tim pemenangan. Mereka menilai bahwa Polri melakukan tugas untuk melindungi seluruh pasangan calon. Selain itu juga membuktikan bahwa Polri netral dalam Pemilu 2024. (*)
.

Related Posts

107 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Calon Anggota Kompolnas 2024-2028

Pendaftaran calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2024-2028 telah…

Mempererat Hubungan dengan Masyarakat. Satgas Yonif 509 Kostrad Berbagi Secara Door to Door

Intan Jaya, Papua – Satgas Yonif 509 Kostrad terus menunjukkan…

Abah Imam Alfaatih Pesannya “Ojo Rumongso Biso Nanging Biso O Rumongso”

SURABAYA, Persaudaraan tanpa pandang jabatan atau Seduluran Tanpa Memandang Jabatan…

Epep Kendang New Kendedes, Buka Usaha Sampingan Baru

KEDIRI – Sedikit mengenal musisi kendang cantiknya Indonesia yang tergabung…

BCT di Sumberwuluh Siap Menangkan Cak Thoriq Sebagai Bupati Lumajang

LUMAJANG: Calon bupati Incumbent Thoriqul Haq (Cak Thoriq) sosialisasi bersama…

Warga Hentikan Ambulance Klinik Satuan Yonkes 2/ Yudha Bhakti Husada Yang Sedang Melintas

Batu – Ambulance Klinik satuan Yonkes 2/ Yudha Bhakti Husada…

BONDOWOSO – Ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso, KH Abdul Qodir Syam memuji langkah Polri yang bergerak cepat menangkap pelaku pengancaman pembunuhan terhadap capres nomor urut 1 Anies Baswedan.

“Itu sudah menjadi kewajiban Polri,kami sangat apresiasi langkah cepat yang dilakukan Polri,” kata KH Abdul Qodir, Senin (15/1/2024).

Menurutnya, di tahun politik pada Pemilu 2024, Polri memiliki tanggung jawab yang besar, bahkan ada pekerjaan yang lebih berat dari kasus pengancaman ini.

“Saya rasa kinerja Polri baik, apalagi yang diancam adalah tokoh,” tuturnya.

Pengasuh Ponpes Darul Falah Cermee ini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedsos. Apalagi seluruh informasi mudah didapatkan melalui media sosial.

“Jadi kehati-hatian ini tergantung masing-masing,” ujarnya.

Dia menerangkan bahwa menebar ancaman dan membuat kegaduhan juga telah dilarang dalam agama.

“Agama itu melarang membuat orang tidak nyaman,”ungkapnya.

Menurut KH Abdul Qodir, Pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia dan menjamin keamanan.

“Bukan hanya untuk calon presiden,tapi semua elemen Masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan oleh pemerintah,” tutupnya.

Seperti diketahui pria berinisial AWK (23) asal Jember ditangkap oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim dibantu Direktorat Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (13/1/2024).

Pelaku pemilik akun TikTok @calonistri71600 ini mengancam capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat live di TikTok beberapa waktu lalu.

Gerak cepat Polri diapresiasi oleh para Paslon dan tim pemenangan. Mereka menilai bahwa Polri melakukan tugas untuk melindungi seluruh pasangan calon. Selain itu juga membuktikan bahwa Polri netral dalam Pemilu 2024. (*)
.

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min