Jelang Ramadhan dan Idul Fitri Tim Satgas Pangan Polda Jatim akan Lebih Intensif Lakukan Operasi Pasar

Ali Humas 07 March 2024 (5:49)
IMG-20240307-WA0034

SURABAYA – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Lutfie Sulistiawan, bersama Tim Satgas Pangan Daerah, akan terus melakukan pengawasan dilapangan, dalam mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan Bahan Pokok Penting (Bapokting), dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1445 H.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Kombes Pol Lutfie Sulistiawan, saat melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) bersama Tim Satgas Pangan Daerah dan Satgas Pangan Jajaran melalui Zoom Meeting, pada Rabu (6/3/2024).

“Menjelang bulan Ramadhan ini bisa dipastikan kebutuhan masyarakat atau Bapokting akan meningkat, sehingga berpotensi membuat harga meningkat,” kata Kombes Pol Lutfie.

Dirreskrimsus Polda Jatim juga menegaskan, agar Satgas Pangan Daerah secara struktural, akan menyesuaikan Satgas Pangan Pusat, yaitu dengan menggandeng Ditintelkam dan Bidhumas dalam Satgas Pangan.

“Ketiga komponen ini harus selaras dalam melaksanakan tugas Satgas Pangan,”terang Kombes Pol Lutfie.

Ia juga menjelaskan, pelibatan Ditintelkam dalam rangka menselaraskan perkembangan harga Bapokting dan sebagai deteksi dini, sedangkan pelibatan Humas dalam Satgas Pangan untuk publikasi kegiatan, bahwa ketersediaan stok Bapokting tercukupi, sehingga membuat masyarakat lebih tenang.

“Terhitung hingga saat ini harga Beras Premium, Beras Medium dan Tepung Terigu memiliki harga dengan tren menurun. Stok Beras hingga lebaran aman sebanyak 173.795 ton,” ungkap Kombes Lutfie.

Namun demikian, lanjut Kombes Pol Lutfie terdapat kenaikan tren harga pada komoditas Cabe Rawit Merah dengan kenaikan cukup signifikan sebesar 825 rupiah. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada Telur Ayam dan Daging Ayam.

“Diharapkan Kasatreskrim juga melakukan pemetaan harga Bapokting diwilayahnya masing-masing,”lanjut Kombes Lutfie.

Ia juga telah memerintahkan kepada jajarannya atau Tim Satgas Pangan untuk melakukan operasi pasar, guna menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga Bapokting. (*)

Related Posts

Kompolnas Lakukan Pemantauan Kesiapan Operasi Ketupat 2024 di Polda Jatim Bersama Kapolri dan Menteri Perhubungan

Surabaya – Menjelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri, Tim…

Bapokting Jelang Lebaran Aman Tim Satgas Pangan Polda Jatim Terus Pantau di Sejumlah Pasar

SIDOARJO – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H/2024,…

Bukber Karyawan PT. Tempo Scan Group Kapolda Jatim Himbau Tingkatkan Kewaspadaan Saat Mudik Lebaran

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, bersama…

Polda Jatim Gelar Dialog Pagi Antisipasi Polri Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas Lebaran 2024

SURABAYA – Berbagai upaya persiapan dilakukan oleh Polda Jawa Timur…

Ditreskrimum Polda Jatim Gelar Perkara Dugaan Pemalsuan Sengketa Tanah Keponakan dan Nenek Pamekasan Hasilkan 2 Poin

SURABAYA – Perkembangan perkara pemalsuan dalam sengketa tanah yang melibatkan…

Polda Jatim Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2024 untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H

SURABAYA, Jelang dilaksanakan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2024, Forum Pimpinan…

SURABAYA – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Lutfie Sulistiawan, bersama Tim Satgas Pangan Daerah, akan terus melakukan pengawasan dilapangan, dalam mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan Bahan Pokok Penting (Bapokting), dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1445 H.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Kombes Pol Lutfie Sulistiawan, saat melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) bersama Tim Satgas Pangan Daerah dan Satgas Pangan Jajaran melalui Zoom Meeting, pada Rabu (6/3/2024).

“Menjelang bulan Ramadhan ini bisa dipastikan kebutuhan masyarakat atau Bapokting akan meningkat, sehingga berpotensi membuat harga meningkat,” kata Kombes Pol Lutfie.

Dirreskrimsus Polda Jatim juga menegaskan, agar Satgas Pangan Daerah secara struktural, akan menyesuaikan Satgas Pangan Pusat, yaitu dengan menggandeng Ditintelkam dan Bidhumas dalam Satgas Pangan.

“Ketiga komponen ini harus selaras dalam melaksanakan tugas Satgas Pangan,”terang Kombes Pol Lutfie.

Ia juga menjelaskan, pelibatan Ditintelkam dalam rangka menselaraskan perkembangan harga Bapokting dan sebagai deteksi dini, sedangkan pelibatan Humas dalam Satgas Pangan untuk publikasi kegiatan, bahwa ketersediaan stok Bapokting tercukupi, sehingga membuat masyarakat lebih tenang.

“Terhitung hingga saat ini harga Beras Premium, Beras Medium dan Tepung Terigu memiliki harga dengan tren menurun. Stok Beras hingga lebaran aman sebanyak 173.795 ton,” ungkap Kombes Lutfie.

Namun demikian, lanjut Kombes Pol Lutfie terdapat kenaikan tren harga pada komoditas Cabe Rawit Merah dengan kenaikan cukup signifikan sebesar 825 rupiah. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada Telur Ayam dan Daging Ayam.

“Diharapkan Kasatreskrim juga melakukan pemetaan harga Bapokting diwilayahnya masing-masing,”lanjut Kombes Lutfie.

Ia juga telah memerintahkan kepada jajarannya atau Tim Satgas Pangan untuk melakukan operasi pasar, guna menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga Bapokting. (*)

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min