Cara Unik Polresta Banyuwangi Bantu Sukseskan Program Imunisasi Polio

Ali Humas 22 January 2024 (9:51)
IMG-20240122-WA0023

BANYUWANGI – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan hingga Puskesmas saja.

Di Kabupaten Banyuwangi, Polri dan Bhayangkari berjibaku turut serta mensukseskan program pemerintah tersebut.

Kegiatan Sub PIN Polio putaran pertama yang digelar di Aula Klenteng Hoo Tong Bio, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, Sabtu (20/1/2024), menyasar ratusan pelajar SD.

Uniknya, setelah ratusan siswa yang rata-rata duduk di bangku kelas 2 SD itu diberi tetes Polio, mereka dihadiahi balon dan bingkisan.

Ditambah lagi, ada dua petugas yang rela menggunakan kostum badut Polisi. Tujuannya untuk menghibur anak didik.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan imunisasi Polio ini dilakukan serentak di 20 titik.

Puluhan titik tersebut mencakup Puskesmas hingga Polsek jajaran. Sedangkan tenaga kesehatan yang diterjunkan mencapai 186 nakes.

“Imunisasi Polio hari ini sasarannya anak usia 0-7 tahun, totalnya mencapai 1.806 anak,” terang Nanang kepada wartawan.

Ia menyebut, secara keseluruhan capaian imunisasi Polio di Banyuwangi pada putaran pertama sudah sangat tinggi.

Dari target 174.237 anak, kini mencapai 160 ribu lebih anak yang sudah mendapatkan imunisasi Polio.

Sedangkan capaian secara persentase untuk imunisasi Polio yang dilakukan Pemkab Banyuwangi bersama stakeholder itu sekitar 92 persen.

“Harapannya, kegiatan imunisasi Polio hari ini bisa terus meningkat. Makanya terus kami lakukan percepatan,” jelas Nanang.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi Amir Hidayat mengaku, belum ada kasus Polio yang terdeteksi masuk di Bumi Blambangan.

“Makanya pelaksanaan tetes Polio ini sebagai langkah preventif pencegahan dini penyebaran Polio masuk ke Kabupaten Banyuwangi,” kata Amir.

Amir menambahkan, imunisasi Polio putaran pertama di Banyuwangi ditargetkan tuntas hari ini. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi yang memiliki anak usia 0 sampai 7 tahun untuk diberi imunisasi Polio di pos pelayanan terdekat.

“Mari manfaatkan waktu yang masih tersisa sebaik mungkin dengan mengajak buah hati ke puskesmas, posyandu, untuk mendapatkan imunisasi Polio tetes secara gratis,” ucapnya. (**)

Related Posts

Soliditas Penegak Hukum Polres Magetan Kirim Tumpeng ke Kejari di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-64,…

Soliditas Penegak Hukum Polres Magetan Kirim Tumpeng ke Kejari di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-64,…

Polisi Berhasil Amankan Terduga Pembuang Bayi di Bratang Gede Surabaya

SURABAYA – Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, akhirnya…

Dukung Kurangi Gas Buang, Kapolresta Malang Kota Lounching SPKLU, Hasil Kolaborasi dengan PT PLN

KOTA MALANG – Dalam upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik dan…

Polisi Berhasil Mengungkap Misteri Meninggalnya IRT di Malang, 1 Tersangka Ditangkap di Surabaya

MALANG – Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Malang berhasil…

Operasi Patuh Semeru 2024 Polres Lumajang Gelar Sosialisasi Tertib Lalin di Terminal Menak Koncar

LUMAJANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menggelar sosialisasi…

BANYUWANGI – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan hingga Puskesmas saja.

Di Kabupaten Banyuwangi, Polri dan Bhayangkari berjibaku turut serta mensukseskan program pemerintah tersebut.

Kegiatan Sub PIN Polio putaran pertama yang digelar di Aula Klenteng Hoo Tong Bio, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, Sabtu (20/1/2024), menyasar ratusan pelajar SD.

Uniknya, setelah ratusan siswa yang rata-rata duduk di bangku kelas 2 SD itu diberi tetes Polio, mereka dihadiahi balon dan bingkisan.

Ditambah lagi, ada dua petugas yang rela menggunakan kostum badut Polisi. Tujuannya untuk menghibur anak didik.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan imunisasi Polio ini dilakukan serentak di 20 titik.

Puluhan titik tersebut mencakup Puskesmas hingga Polsek jajaran. Sedangkan tenaga kesehatan yang diterjunkan mencapai 186 nakes.

“Imunisasi Polio hari ini sasarannya anak usia 0-7 tahun, totalnya mencapai 1.806 anak,” terang Nanang kepada wartawan.

Ia menyebut, secara keseluruhan capaian imunisasi Polio di Banyuwangi pada putaran pertama sudah sangat tinggi.

Dari target 174.237 anak, kini mencapai 160 ribu lebih anak yang sudah mendapatkan imunisasi Polio.

Sedangkan capaian secara persentase untuk imunisasi Polio yang dilakukan Pemkab Banyuwangi bersama stakeholder itu sekitar 92 persen.

“Harapannya, kegiatan imunisasi Polio hari ini bisa terus meningkat. Makanya terus kami lakukan percepatan,” jelas Nanang.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi Amir Hidayat mengaku, belum ada kasus Polio yang terdeteksi masuk di Bumi Blambangan.

“Makanya pelaksanaan tetes Polio ini sebagai langkah preventif pencegahan dini penyebaran Polio masuk ke Kabupaten Banyuwangi,” kata Amir.

Amir menambahkan, imunisasi Polio putaran pertama di Banyuwangi ditargetkan tuntas hari ini. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi yang memiliki anak usia 0 sampai 7 tahun untuk diberi imunisasi Polio di pos pelayanan terdekat.

“Mari manfaatkan waktu yang masih tersisa sebaik mungkin dengan mengajak buah hati ke puskesmas, posyandu, untuk mendapatkan imunisasi Polio tetes secara gratis,” ucapnya. (**)

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min