Unik, Polisi di Bondowoso Himbau Masyarakat Untuk Tidak Golput dengan Tradisi Ronjengan

Ali Humas 10 February 2024 (12:58)
IMG-20240210-WA0003

BONDOWOSO – Kampanye datang ke TPS jangan golput dilakukan semua pihak, ajakan tersebut dilakukan bukan hanya dengan sosialisasi memasang poster atau banner. Kemasannya pun beragam yakni dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Pakem Polres Bondowoso dan jajaran Forkopimca setempat.

Sejak pagi hingga siang hari mereka berkeliling ke seluruh wilayah Pakem untuk mengajak masyarakat hadir menyalurkan hak suaranya.

Uniknya, untuk menarik perhatian masyarakat, para polisi memainkan ronjengan dengan iringan lirik lagu berisi ajakan.

Ronjengan sendiri merupakan alat penumbuk padi yang dipukul beberapa orang hingga tercipta musik berirama.

Menurut Kapolsek Pakem, Iptu Harri Putra Makmur, pihaknya sengaja menggunakan kearifan lokal Ronjengan untuk menarik masyarakat mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

Para warga diharapkan agar berbondong-bondong ke TPS, dan menciptakan pemilu damai meski beda pilihan.

“Kesenian ronjengan ini karena memang merupakan kearifan lokal, selain menghibur, nantinya juga menitipkan pesan himbauan kepada masyarakat agar berbondong-bondong datang ke TPS,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga masuk dalam rangkaian patroli skala besar bersama-sama dalam rangka mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

“Karena itu kami dari penegak hukum melakukan upaya preventif preentif guna menjaga kondusifitas di masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di Kecamatan Pakem terdapat 16 ribu lebih hak pilih di 8 desa yang tersebar di 78 TPS yang ada. (*)

Related Posts

Peduli Sesama, Polres Lumajang Salurkan Bantuan Sosial Untuk Jukir dan Abang Becak

LUMAJANG – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-78, Polres Lumajang…

Polwan Polres Probolinggo Beri Edukasi Pelajar Stop Bullying dan Bijak Bermedsos

PROBOLINGGO – Mencegah kenakalan remaja di lingkungan pelajar, Polres Probolinggo…

Polres Magetan Himbau Perguruan Silat Hindari Kegiatan yang Memicu Konflik

MAGETAN – Untuk mengantisipasi potensi konflik dan menjaga keamanan selama…

Polres Pasuruan Kota Bongkar Arena Diduga Digunakan Judi Sabung Ayam di Lekok

KOTA PASURUAN – Respon cepat aduan Masyarakat, Polisi segera mendatangi…

Polres Mojokerto Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Pilkada 2024 yang Sejuk dan Damai

MOJOKERTO – Menyambut Hari Bhayangkara ke – 78, Polres Mojokerto…

Dukung Industri Pariwisata Polres Ngawi Gelar Lomba Hias Perahu di Waduk Sangiran di Hari Bhayangkara ke – 78

NGAWI – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024,…

BONDOWOSO – Kampanye datang ke TPS jangan golput dilakukan semua pihak, ajakan tersebut dilakukan bukan hanya dengan sosialisasi memasang poster atau banner. Kemasannya pun beragam yakni dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Pakem Polres Bondowoso dan jajaran Forkopimca setempat.

Sejak pagi hingga siang hari mereka berkeliling ke seluruh wilayah Pakem untuk mengajak masyarakat hadir menyalurkan hak suaranya.

Uniknya, untuk menarik perhatian masyarakat, para polisi memainkan ronjengan dengan iringan lirik lagu berisi ajakan.

Ronjengan sendiri merupakan alat penumbuk padi yang dipukul beberapa orang hingga tercipta musik berirama.

Menurut Kapolsek Pakem, Iptu Harri Putra Makmur, pihaknya sengaja menggunakan kearifan lokal Ronjengan untuk menarik masyarakat mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

Para warga diharapkan agar berbondong-bondong ke TPS, dan menciptakan pemilu damai meski beda pilihan.

“Kesenian ronjengan ini karena memang merupakan kearifan lokal, selain menghibur, nantinya juga menitipkan pesan himbauan kepada masyarakat agar berbondong-bondong datang ke TPS,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga masuk dalam rangkaian patroli skala besar bersama-sama dalam rangka mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

“Karena itu kami dari penegak hukum melakukan upaya preventif preentif guna menjaga kondusifitas di masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di Kecamatan Pakem terdapat 16 ribu lebih hak pilih di 8 desa yang tersebar di 78 TPS yang ada. (*)

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min