Viral Isu Klitih, Polres Jember Amankan Senjata Tajam Dari Hasil Patroli

Ali Humas 20 November 2023 (11:42)
IMG-20231120-WA0024

Jember, Humaspolri – Polres Jember memberikan respons cepat terhadap isu klitih (Keliling Cari Getih) yang viral melalui media sosial dan wa, dengan meluncurkan intensitas patroli yang ditingkatkan. Dalam tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam diantaranya anak-anak yang baru pulang dari mengikuti sholawat. Senin (21/11/2023)

Tim Patroli Polres Jember bersama Polsek Ajung berhasil mengamankan sekelompok orang yang dicurigai sebagai tempat potensial terjadinya kerawanan. Setelah dilakukan pemeriksaan, sejumlah senjata tajam, termasuk clurit dan golok, berhasil diamankan dari sejumlah anggota kelompok tersebut.

Dari dua tempat kejadian perkara (TKP) pertama di Desa Mangaran Polisi mengamankan 2 orang anak dan di timur pertigaan Ajung 8 orang diamankan, yang semuanya masih dibawah umur.

Kapolres Jember AKBP Moh Nurhidayat melalui Kasat Reskrim AKP Abid Uais Al-Qarni mengatakan saat press conference “Dari pemeriksaan, mereka (para pelaku) mengaku pulang dari acara Sholawat-an, terus senjata tajam yang dibawanya, berdalih untuk melindungi diri sendiri dan juga temannya, jika sewaktu-waktu diserang orang tak dikenal,” jelas Kasatreskrim.

“Dari 10 orang pelaku yang diamankan hanya 6 yang dilakukan pemeriksaan lanjutan sebagai anak berperkara dalam hukum yang prosesnya masih berlanjut, dimana ke 6 anak tersebut, terbukti membawa senjata tajam, sesuai melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 51, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” ujar Kasatreskrim.

Seperti yang dijelaskan oleh Kasat Reskrim motiv pelaku membawa senjata tajam, dari pengakuannya, senjata tajam yang dibawanya hanya sebatas untuk melindungi diri, namun ada sejumlah saksi mengatakan, jika pelaku juga sempat mengayunkan ayunkan senjata tajam di jalan.

Dari keseluruhannya barang bukti yang berhasil diamankan Polisi berupa, 2 unit sepeda motor, 4 buah senjata tajam jenis clurit,golok maupun pisau, 1 buah pipa air warna putih panjang 80cm, 1 buah bendera atribut sholawat, 3 buah kaos atribut, 1 buah tas hitam gambar tengkoraks serta 2 unit Hand phone. (AR)

Related Posts

Polres Tulungagung Amankan 10 tersangka Kasus Judi Salah Seorang Diantaranya Selebgram

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jatim mengamankan seorang selebgram berinisial…

Sukseskan WWF 2024, Personel Gabungan Polres Lumajang Patroli KRYD di Terminal Minak Koncar

LUMAJANG – Sejumlah Bus Antar Kota Antar Provinsi yang bertujuan…

Tebar Kebahagiaan, Kapolrestabes Surabaya Kembali Gelar Sarapan Bareng Abang Becak

SURABAYA – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Pasma Royce S.I.K,…

CCTV Pelabuhan ASDP Ketapang Ditambah, Polisi 24 jam Awasi Penyeberang Selama WWF di Bali

BANYUWANGI : Selain penambahan jumlah personel oleh Polda Jatim, CCTV…

Sukseskan WWF 2024 Personel Gabungan Polresta Sidoarjo Patroli KRYD di Terminal Purabaya Tujuan Bali

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo bersinergi dengan TNI dan Dinas Perhubungan,…

Respon Keluhan Warga di Jum’at Curhat, Polres Kediri Kota Amankan Puluhan Motor Diduga Balap Liar

Kediri Kota – Polres Kediri Kota Polda Jatim merespon keluhan…

Jember, Humaspolri – Polres Jember memberikan respons cepat terhadap isu klitih (Keliling Cari Getih) yang viral melalui media sosial dan wa, dengan meluncurkan intensitas patroli yang ditingkatkan. Dalam tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam diantaranya anak-anak yang baru pulang dari mengikuti sholawat. Senin (21/11/2023)

Tim Patroli Polres Jember bersama Polsek Ajung berhasil mengamankan sekelompok orang yang dicurigai sebagai tempat potensial terjadinya kerawanan. Setelah dilakukan pemeriksaan, sejumlah senjata tajam, termasuk clurit dan golok, berhasil diamankan dari sejumlah anggota kelompok tersebut.

Dari dua tempat kejadian perkara (TKP) pertama di Desa Mangaran Polisi mengamankan 2 orang anak dan di timur pertigaan Ajung 8 orang diamankan, yang semuanya masih dibawah umur.

Kapolres Jember AKBP Moh Nurhidayat melalui Kasat Reskrim AKP Abid Uais Al-Qarni mengatakan saat press conference “Dari pemeriksaan, mereka (para pelaku) mengaku pulang dari acara Sholawat-an, terus senjata tajam yang dibawanya, berdalih untuk melindungi diri sendiri dan juga temannya, jika sewaktu-waktu diserang orang tak dikenal,” jelas Kasatreskrim.

“Dari 10 orang pelaku yang diamankan hanya 6 yang dilakukan pemeriksaan lanjutan sebagai anak berperkara dalam hukum yang prosesnya masih berlanjut, dimana ke 6 anak tersebut, terbukti membawa senjata tajam, sesuai melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 51, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” ujar Kasatreskrim.

Seperti yang dijelaskan oleh Kasat Reskrim motiv pelaku membawa senjata tajam, dari pengakuannya, senjata tajam yang dibawanya hanya sebatas untuk melindungi diri, namun ada sejumlah saksi mengatakan, jika pelaku juga sempat mengayunkan ayunkan senjata tajam di jalan.

Dari keseluruhannya barang bukti yang berhasil diamankan Polisi berupa, 2 unit sepeda motor, 4 buah senjata tajam jenis clurit,golok maupun pisau, 1 buah pipa air warna putih panjang 80cm, 1 buah bendera atribut sholawat, 3 buah kaos atribut, 1 buah tas hitam gambar tengkoraks serta 2 unit Hand phone. (AR)

call center

HANKAM

WhatsApp Image 2023-01-14 at 11.58.14-min